Showing posts with label Istilah Forex. Show all posts
Showing posts with label Istilah Forex. Show all posts

Sunday, June 19, 2011

Mata Uang yang Diperdagangkan di Forex Market

Dalam pasar forex banyak mata uang yang dipergunakan untuk perdagangan ini, dimana mata uang tersebut dapat di masukkan kedalam beberapa kelompok dan dengan istilah-istilah yang akan sedikit dibahas pada postingan berikut ini.

Mata uang utama atau Major Currencies yang terdiri atas :
  1. EUR/USD
  2. GBP/USD
  3. USD/JPY
  4. USD/CHF
Keempat mata uang diatas sering disebut sebagai mata uang utama karena keempat mata uang tersebut yang paling banyak dan paling sering diperdagangkan.
EUR/USD memiliki nick name “Fibre”, GBP/USD memiliki sebutan “Cable”, USD/JPY dengan sebutan “Gopher” dan USD/CHF dengan istilah “Swissie”.
Mata uang Cross Rate terdiri dari :
  1. EUR/JPY
  2. EUR/CHF
  3. EUR/AUD
  4. GBP/JPY
  5. GBP/CHF
  6. GBP/AUD
  7. EUR/GBP
  8. etc.
Mata uang  Cross Rate ini umumnya dipakai oleh beberapa trader untuk memperoleh keuntungan dari perbedaan interest rate dari beberapa negara lainnya. Ada juga beberapa trader menggunakan Cross Rate ini untuk trading di saat ada berita fundamental besar untuk menghindari volatilitas yang sangat besar, jadi trader tersebut akan menggunakan Cross Rate menggantikan major currencies tersebut.

Mata uang eksotis (Exotic Currencies) terdiri dari :
  1. USD/IDR
  2. USD/PHP
  3. USD/ZAR
  4. USD/THB
  5. etc.
Mata uang eksotis jarang ditradingkan oleh trader-trader pada umumnya karena tingkat likuiditasnya yang rendah, karena likuiditas yang rendah maka kemungkinan diintervensi oleh para “Big Player” juga besar. Oleh karena itu, mata uang eksotis tidak begitu banyak diminati untuk di tradingkan.

Mata uang komoditi atau Commodity Dollar Currencies terdiri dari :
  1. AUD/USD
  2. USD/CAD
  3. NZD/USD
Ketiga mata uang ini disebut sebagai komoditi dollar (Comm-Doll), dimana ketiga mata uang ini sangat terpengaruh dengan pasar komoditi, seperti AUD/USD (dengan nickname ”Aussie”) pergerakannya terpengaruh pada komoditi emas. Dikarenakan Australia adalah salah satu negara penghasil emas selain New Zealand (dengan sebutan Kiwi). Untuk USD/CAD ( dengan sebutan “Loonie” dan “Beaver”) terpengaruh dengan komoditi Crude Oil dikarenakan Kanada salah satu negara yang memiliki persediaan minyak yang cukup besar selain Arab Saudi.

Semoga postingan ini dapat bermanfaat untuk para pemula dan yang akan masuk ke pasar forex.

Thursday, June 16, 2011

Istilah pada Trading Forex


Sebelum kita memulai dunia Trading, ada baiknya kita memahami beberapa Istilah yang sering dipakai dalam dunia trading. Istilah ini mutlak untuk anda pahami. Dari pada Istilah yang telah saya pahami tersimpan didalam kepala saya dan menghilang begitu saja, lebih baik saya menuliskannya disini agar dapat anda pahami.

Dalam mengurai beberapa istilah dalam forex, saya akan membagi menjadi beberapa bagian agar mudah untuk dipahami oleh anda. Berikut istilah dalam Trading Forex :

- Broker
Hanya menyediakan Jasa dan Fasilitas trading, yaitu mempertemukan antara Pembeli dan Penjual untuk dapat melakukan transaksi Jual - Beli, Rugi ataupun Laba. Dengan trading pada Broker forex yang terpercaya, keamanan Dana akan lebih terjamin.
Note : Jangan hanya mengejar Bonus besar dari sang Broker Forex, keamanan Dana adalah hal yang paling utama.

- Pip
Pip adalah satuan yang biasa dipakai dalam menyebutkan nilai suatu kurs atau biasa disebut juga dengan “points”.
Contohnya : EUR/USD minggu lalu nilainya 1.4113 dan hari ini naik menjadi 1.4125 itu artinya pair ini mengalami kenaikan sebanyak 12 Pips/Point.

- leverage
Ini kurang lebih sama artinya dengan “margin jaminan” pada saham. Sederhananya adalah apabila kita menanamkan modal Rp.5 Juta maka apabila satuan leverage yang dikenakan adalah 1:100 itu berarti kita diberikan hak oleh pialang untuk membelikan 100 x lebih besar dari dana yang kita miliki. Berarti dengan uang sebesar Rp.5 Juta, kita diberikan dana untuk membeli mata uang asing sebesar Rp.500 Juta rupiah. Nah ini yang dinamakan dengan margin jaminan atau leverage. Setiap pialang memiliki leveragenya sendiri-sendiri. Dalam hal ini, leverage besar berarti kemungkinan untung/rugi menjadi lebih besar. Demikian juga sebaliknya, leverage yang kecil maka besarnya kerugian yang mungkin terjadi lebih kecil dengan konsekuensi keuntungan juga menjadi lebih kecil nilainya.
Saya sendiri lebih menyukai leverage yang kecil karena dengan demikian resiko kerugian lebih kecil. Apabila saya meyakini suatu transaksi akan menguntungkan, maka saya dapat membesarkan jumlah lot yang akan saya transaksikan.

- Contract Size
Ini merupakan besarnya faktor pengali dalam perhitungan profit dan loss. Nilainya sudah fix dan telah ditetapkan.

- Lot
Lot adalah satuan kontrak pada setiap transaksinya. Jadi apabila saya bertransaksi, misalnya membeli (buy) EUR terhadap USD maka nilai satuannya dalam lot. Lagi-lagi tiap pialang memiliki aturannya sendiri dalam menetapkan lot, bergantung pada pip dan levererage mereka.

- Margin Call
Margin Call dapat terjadi apabila available margin tidak mencukupi untuk menopang Potential Loss, sehingga posisi akan secara otomatis ter-Close. Bisa dibilang Margin Call ini semacam Nightmare bagi para trader, meskipun ada juga yang beranggapan "belum cukup pergalaman sebagai trader kalau belum pernah merasakan margin call".

- Pair


Dalam trading forex dikenal Pair (pasangan), mata uang, misalnya EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, dll. Apabila saya melakukan buy/long, pair terhadap mata uang EUR/USD, maka saya membeli EUR dan menjual USD. Demikian juga dengan sebaliknya.
Itulah mengapa dalam trading forex tidak seperti jual beli barang. Kita dapat langsung melakukan transaksi paada suatu pair tanpa harus mempunyai pair itu terlebih dahulu.

- Take Profit
Ialah order untuk melikuidasi suatu posisi secara otomatis pada harga tertentu ketika seorang trader telah memperoleh sejumlah profit.

- Stop Loss
Adalah order untuk melikuidasi suatu posisi secara otomatis pada harga tertentu untuk membatasi kerugian yang mungkin akan terjadi jika market bergerak berlawan arah dengan posisi trader. atau dapat juga berfungsi untuk melindungi profit yang telah didapatkan oleh sang trader.

- Trailing Stop
Ialah fasilitas yang disediakan oleh sang Broker Forex, yang dapat mengubah Stop Loss untuk mengunci profit secara otomatis dalam kelipatan tertentu. Trailing Stop merupakan pengembangan dari Stop Loss. Trailing Stop umumnya hanya akan berfungsi apabila posisi sang trader telah mendapatkan profit lebih dari nilai minimum tertentu yang telah ditentukan oleh sang Broker (misalnya minimum 200 pips/point).

itulah beberapa istilah yang terdapat pada Trading Forex yang perlu untuk anda pahami sebelum terjun ke Dunia Forex. Apabila anda masih terdapat kesulitan dalam memahaminya, saya akan dengan senang untuk membantu anda.